Desa Membangun Indonesia

I Gusti Bagus Agung Sanjaya Putra Perpustakaan Desa

Menemukan ruh pembangunan yang memberdayakan tidaklah mudah. Reformasi di Indonesia pada tahun 1998 telah memilih sis-tem desentralisasi. Otonomi daerah menjadi konsep operasionalnya. Bukan tidak berhasil, tapi penyelenggaraan otonomi daerah ternyata belum mampu melahirkan kesejahteraan bagi lapisan masyarakat ter-bawah yang hidup di desa. Bahkan gini rasio 1 terus meningkat sudah di atas 0,41 yang menandakan kesenjangan ekonomi yang semakin lebar. Otonomi daerah cenderung jamak menyediakan karpet merah bagi kelompok usaha untuk mengelola sumber daya alam daerah. Tidaklah mengherankan bahwa di era otonomi daerah lengket dengan paradigma market driven development dan desa masih terpinggirkan.

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Pengaduan Online

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Aparatur Desa

PJ. Perbekel Desa Sekretaris Desa Kaur Keuangan Kaur Tata Usaha dan Umum Kaur Perencanaan Kasi Pemerintahan Kasi Kesejahteraan Kelihan Banjar Dinas Takmung Kangin Kelihan Banjar Dinas Takmung Kawan Kelihan Banjar Dinas Banda Kelihan Banjar Dinas Umasalakan Kelihan Banjar Dinas Losan Kelihan Banjar Dinas Sidayu Tojan Kelihan Banjar Dinas Sidayu Nyuhaya Kelihan Banjar Dinas Lepang Kangin Kelihan Banjar Dinas Lepang Kawan

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Komentar Terkini

Facebook Desa