Artikel

Apakah Tantra Merupakan Ilmu Tentang Sihir dan Seks?

12 Desember 2019 11:22:09  I Gusti Bagus Agung Sanjaya Putra  94 Kali Dibaca  Berita Lokal

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Peneliti Tantra yang telah menerbitkan beberapa buku tentang Tantra, Putu Yudiantara menyebutkan bahwa Tantra merupakan sesuatu yang dianggap seksi seperti halnya pengeleakan.

Hal ini dikarenakan Tantra menyediakan banyak panggung untuk berfantasi.

Sehingga tak jarang yang mengkonotasikan Tantra itu sendiri sebagai ilmu mistik ataupun tentang seksualitas.

Menurut Yudiantara, Tantra secara sederhana berarti buku atau ajaran.

"Awalnya semua jenis buku disebut tantra. Yang kemudian berkembang dan disebutkan bahwa Tantra merupakan jenis teks Shaiwa," kata Yudiantara dalam Rembug Sastra Purnama Bhadrawada di Pura Agung Jagatnata, Denpasar, Rabu (11/12/2019) malam.

Ia menyebutkan ada dua golongan kitab Shaiwa Tantra yaitu Shaiwa Siddhanta masuk Tantra Kanan dan Brairavāgama yang masuk Tantra Kiri.

Tantra Kanan memuat ajaran yang sesuai dengan kebrahmanaan.

Dan pada Tantra Kiri banyak dijumpai aspek dewa-dewi yang menyeramkan, pemujaan menggunakan alkohol, daging maupun seks.

"Kemudian dalam tahap perkembangannya, Tantra tak lagi sesederhana kata yang artinya buku atau kitab-kitab Shaiwa. Tantra menjadi topik yang memiliki cakupan yang sangat luas," jelasnya.

Dalam perkembangannya ini, Tantra kemudian sejalan dengan Weda, bercampur bahkan bertolak belakang dengan Weda.

Jadi jika ada yang menyebut Tantra mengajarkan tentang seks, maka ada bagian yang membahasnya, begitupun tentang mistik.

Ia menyebutkan ada tiga fantasi yang muncul dalam Tantrisme.

Pertama yakni Kundalini Yoga, dimana Kundalini dalam teks kuno berarti ong kara.

Kedua adalah sihir yang awalnya membuat peneliti enggan meneliti tentang Tantra.

"Tantra dianggap klenik yang tidak masuk akal. Tapi iya memang ada tentang itu, tapi ada bagian yang membahas jenis sihir ini," jelasnya.

Dan fantasi yang ketiga yakni fantasi seksualitas.

Ia menyebut Tantra nyaris dikaitkan dengan erotisme bahkan ada yang mengira Tantra sama dengan Kama Sutra.

Namun menurutnya seks dalam Tantra tidak memiliki kenikmatan tapi puja.

"Jika baca penjabarannya, menurut saya itu bukan seksualitas yang memberi kenikmatan, tapi lebih pada menjijikkan daripada nikmat," katanya.

Sehingga menurutnya, Tantra mengajak seseorang menjadi seorang ilmuwan bukan seseorang yang beriman.

"Mengutip dari Arthur Avalon, Tantra tidak menyuruh kita meyakini apa yang dikonsepkan, namun mengujinya dalam pengalaman," imbuhnya. (*)



Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Apakah Tantra Merupakan Ilmu Tentang Sihir dan Seks?, https://bali.tribunnews.com/2019/12/12/apakah-tantra-merupakan-ilmu-tentang-sihir-dan-seks?page=2.
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Pengaduan Online

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor

Facebook Desa

Statistik Penduduk

Sinergi Program

Prodeskel Paten Banjarangkan Epdeskel

Aparatur Desa

Info Media Sosial

Arsip Artikel

11 April 2019 | 1.905 Kali
Arti Lambang Desa
11 April 2019 | 1.903 Kali
Visi dan Misi
07 Agustus 2018 | 1.901 Kali
Sejarah Desa Takmung
06 Agustus 2018 | 1.895 Kali
Pemerintah Desa
07 Agustus 2018 | 1.894 Kali
Profil Wilayah Desa Takmung
12 Desember 2019 | 94 Kali
Apakah Tantra Merupakan Ilmu Tentang Sihir dan Seks?
08 Maret 2021 | 59 Kali
AKSI SATGAS DESA TAKMUNG "PEMBAGIAN MASKER DAN PENYEMPROTAN DESINFEKTAN"

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:148
    Kemarin:98
    Total Pengunjung:82.685
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:35.172.223.30
    Browser:Tidak ditemukan

Komentar Terbaru